Postingan

Romansa Fi'il dan Maf'ul

Aku menyadari selamanya kita hanyalah akan menjadi Fa’il dan Maf’ul Aku sebagai pelaku yang hanya mengagumimu dari kejauhan Dan kamu adalah obyek dari segala rasa kekaguman. Fa’il selamanya akan mar’fu Sedangkan Maf’ul selamanya akan manshub Aku selamanya menginkanmu Kamu, dengan mengertiku hidup itu sudah cukup Pelaku dan obyek, keduanya akan senantiasa ada dalam kehidupan Tidak hanya menjadi kalimat yang saling menyempurnakan Juga sebagai timbal balik yang senantiasa berpasangan.

Memaknai Kata Sombong

Sombong? Sombong itu apa sih? Apakah sombong adalah ketika ana sudah sukses lalu lupa dengan antum adalah sombong? Atau, Apabila antum merasa ana cuekin saat antum memanggil ana itu disebut dengan sombong? Apa iya? Jawabannya adalah : Bisa jadi. Mari terlebih dahulu kita simak pada al-qur’an surat Al - Baqarah ayat : 34 berikut : وَإِذْ قُلْنَا لِلْمَلَائِكَةِ اسْجُدُوا لِآدَمَ فَسَجَدُوا إِلَّا إِبْلِيسَ أَبَىٰ وَاسْتَكْبَرَ وَكَانَ مِنَ الْكَافِرِينَ Terjemah Arti: “Dan (ingatlah) ketika Kami berfirman kepada para malaikat: "Sujudlah kamu kepada Adam," maka sujudlah mereka kecuali Iblis; ia enggan dan takabur dan adalah ia termasuk golongan orang-orang yang kafir.” (Qs : Al-Baqarah 34) Pada ayat itu sudah jelas tertulis bahwasanya allah memerintahkan para malaikat untuk bersujud kepada nabi Adam. Namun, Iblis menolak untuk bersujud kepada Adam karena ia enggan dan takabbur. Sombong adalah sebab musababnya iblis di usir oleh allah dari surga. Namu...

Hati-hati Menjadi Seperti Bani Israil

Kita semua yang pernah atau sedang mengenyam pendidikan di pondok pesantren pasti mengerti bahwasanya ada ayat di al qur'an yang berbunyi : وَإِذْ قُلْتُمْ يَا مُوسَىٰ لَنْ نَصْبِرَ عَلَىٰ طَعَامٍ وَاحِدٍ فَادْعُ لَنَا رَبَّكَ يُخْرِجْ لَنَا مِمَّا تُنْبِتُ الْأَرْضُ مِنْ بَقْلِهَا وَقِثَّائِهَا وَفُومِهَا وَعَدَسِهَا وَبَصَلِهَا ۖ قَالَ أَتَسْتَبْدِلُونَ الَّذِي هُوَ أَدْنَىٰ بِالَّذِي هُوَ خَيْرٌ ۚ  Dan (ingatlah), ketika kamu berkata: "Hai Musa, kami t idak bisa sabar (tahan) dengan satu macam makanan saja. Sebab itu mohonkanlah untuk kami kepada Tuhanmu, agar Dia mengeluarkan bagi kami dari apa yang ditumbuhkan bumi, yaitu sayur-mayurnya, ketimunnya, bawang putihnya, kacang adasnya, dan bawang merahnya".  Musa berkata: "Maukah kamu mengambil yang rendah sebagai pengganti yang lebih baik?   (Surat Al Baqarah Ayat: 61) Pada ayat itu dijelaskan bahwasanya Bani israil tidak merasa puas dengan makanan dari langit yang berupa manna, dan salwa...

CINTA YANG KELIRU

Gambar
CINTA YANG KELIRU Hay semua ... jumpa lagi dengan kami, tentunya pada sehal wal afiyat kan? Disini aku akan lanjut menceritakan  pengalamanku yang kemarin sempat tertunda. Oh iya kemaren sampe mana? Sampe CINTA BERUJUNG BENCI ,iya kan? Aku akan lanjut ceritaku disini, dimana?? Tentunya di blog kami (uneg-unegsantri.blogspot.com). oke cekidot langsung aja. Setelah aku resmi menjadi anggota OPPN (organisasi ponpes nurussalam). Entah mengapa aku semakin menjadi, menjadi apa? .....NAKAL, aku mulai menganal apa itu akhwat, dan ikhtilat. Parah kan? Emang, aku juga sadar kalau itu perbuatan yang berdosa. Kemudian aku mengenal HP (handphone). Mungkin pembaca bertanya begini, ko bisa terjadi seperti itu? Jawaban yang pasti nya begini, setelah aku menjadi anggota OPPN, aku malah terjabak di “zona aman” maksudnya adalah aku terperangkap oleh keadaan yang bebas. Waktu aku belum menjadi anggota OPPN aku masih mematuhi platuran yang dibikin organisasi tersebut, tapi setelah aku menjadi angg...

Benci berujung mengalami

BENCI BERUNJUNG MENGALAMI Assalamualaikum .......             Kembali lagi bersama kami di uneg-uneg santri, gimana kabar pembaca nih, pada baik apa engga?  Semoga baik baik aja yah J             Kali ini kami akan berbagi tentang kebencian kami kepada salah satu organisasi pondok pesantren, tentu kalian mungkin pernah mengalami , iya enggak? Hehe ......langsung aja kita simak ceritanya.             Pada waktu aku masih sekolah di SMP terpadu Al muttaqin cirebon, tepatnya tahun.......berapa yah , entah aku lupa, yang jelas posisi aku kelas 1 SMP kala itu. Dimulai dari MOS (masa orientasi santri) , aku belum merasakan rukhiyah keberadaan aku di pondok,  padahal aku sudah seminggu belajar di pondok, hari-hariku dipergunakan hanya untuk bermain. Aku lupa pesan ortuku bahwa mondok itu tempatnya mencari segu...